Menurut Kantor Berita ABNA, pejabat pemerintah Tunisia mengatakan bahwa kelompok teroris yang berbasis di Libya telah memanfaatkan peluang yang diciptakan akibat penyebaran wabah virus Corona untuk menyusup ke negara Tunisia dan melancarkan operasi terhadap fasilitas umum dan basis keamanan negara.
Pasukan keamanan di timur laut provinsi Bizerte dan provinsi Baja di wilayah barat laut Tunisia berhasil menahan seorang teroris wanita, dan seorang teroris lainnya ditangkap yang mengaku tiba di Tunisia dari Libya.
Libya dilanda konflik yang dimanfaatkan oleh berbagai kelompok teroris untuk menyulut kekerasan dan ketidakstabilan politik sejak tergulingnya diktator Muammar Gaddafi.(PH)
342/